Wisata Pantai Sepi, Para Pelaku Usaha Pantai Kebingungan

GUNUNGKIDUL – Setelah dikonfirmasi adanya warga yang menjadi ODP (Orang Dalam Pemantauan) terkait dengan kasus merebaknya virus corona di kabupaten Gunungkidul ini, menjadikan hampir semua sektor mengalami penurunan omset, tidak terkecuali di sektor pariwisata.

Seperti diketahui bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu andalan pemasukan dari pemerintah daerah, dikarenakan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul yang berjuluk tanah handayani ini ke beberapa sektor wisata yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas.

Sebut saja wisata Goa Pindul, sektor wisata yang memberikan pengalaman susur gua ini mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Tidak terkecuali sektor pariwisata yang menyajikan keindahan pantai, Gunungkidul terkenal selain dengan Goa Pindul, juga dengan pantainya, Pantai Pulang Syawal atau yang lebih dikenal orang dengan sebutan pantai Indrayanti, juga mengalami penurunan yang signifikan.

Dihubungi via telepon, salah seorang pelaku wisata di area sepanjang pantai Indrayanti menyatakan, semenjak diberlakukannya lockdown lokal, omset yang didapatnya nyaris berkurang sampai dengan 90%.

“Wisatawan (lokal dan luar daerah) sepi mas, soalnya itu (pintu masuk utama wisata pantai) ditutup. Bingung juga, sedangkan penghasilan sebagian besarnya disini (wisata pantai)” ujar pak Bieng, salah seorang pelaku wisata di sepanjang pantai Indrayanti.

“Kosong (tidak ada pengunjung) mas, sejak wabah (corona) ini menyebar” tambahnya.

Harapannya untuk hal ini adalah adanya bantuan dari Pemda terkait penutupan akses wisata, karena memang sebagian besar para usahawan yang terdapat disepanjang pantai menggantungkan hidupnya dari penghasilan yang didapat dari datangnya wisatawan ke pantai. (AS/20)