Kabar Gembira, Satu Lagi Dinyatakan Negatif Corona, Angin Segar Bagi Para Perantau

GUNUNGKIDUL – Berita menggembirakan datang dari RSUD Wonosari, dikabarkan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari, dr. Heru Sulistyowati, melalui keterangan tertulisnya. Bahwa seorang pasien yang positif terkena virus corona atau Covid-19, telah dinyatakan sembuh. Setelah menjalani dua kali tes swab, pasien dinyatakan negatif corona dan diperbolehkan pulang.

Dijelaskan oleh beliau, bahwa pasien tersebut merupakan kasus 11 di kabupaten Gunungkidul, yang dinyatakan positif corona. Setelah menjalani perawatan intensif dan menjalani tes swab di RSUD Sardjito, pasien tersebut dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19. Direktur RSUD Wonosari tersebut meminta kepada pihak lingkungan tempat tinggalnya, untuk tidak terlalu berlebihan menanggapi pasien yang telah sembuh tersebut. Karena status beliau saat ini sudah negatif, dan diperbolehkan untuk kembali ke rumahnya.

“Rencananya hari ini akan kami pulangkan, dan sudah kami tekankan untuk pihak aparat desa agar mengkondisikan lingkungannya.” ujar beliau.

Dari catatan yang didapatkan dari Dinas Kesehatan kabupaten Gunungkidul, beliau merupakan seorang warga berusia 55 tahun dan sempat dinyatakan positif. Pasien merupakan seorang Warga Negara Indonesia yang beralamatkan di Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

Dengan berita ini, tercatat secara resmi sudah total 3 orang yang dinyatakan sembuh dan negatif corona. Data ini merupakan data resmi yang dikeluarkan oleh Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta sejak dari awal pihak pemda menyatakan adanya kasus covid-19 di Kota Pendidikan ini. Setelah sebelumya seorang pria berusia 60 tahun yang merupakan kasus 3 juga dinyatakan sembuh, setelah menjalani tes swab tersebut.

Hal ini bisa menjadi angin segar bagi para perantau yang ingin mudik, karena dengan bertambahnya pasien yang dinyatakan sembuh. Setelah sebelumnya pemerintah kabupaten Gunungkidul menghimbau bagi para perantau agar menahan diri untuk tidak pulang ke kampung halaman. Demi untuk mencegah meluasnya virus corona di tanah handayani, dan himbauan tersebut sempat menjadi polemik dan perdebatan di kalangan warga daerah dan para perantau.

Namun dengan adanya kabar gembira ini, akan menjadi penyemangat bagi para perantau. (AS/20)